<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/6496619?origin\x3dhttp://tinneke.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Wednesday, April 11, 2012

Roh Doa 

Beberapa bulan belakangan ini saya ada dalam lingkaran doa yang berbeda dari biasanya. Minimal tiga hari dalam sepekan saya bersama seorang teman berdoa bersama di salah satu ruangan di tempat kami bekerja. Ini belum pernah saya alami sepanjang saya mulai bekerja--dibayar setiap bulan--sejak sekitar 17 tahun lampau.

Firman yang kami dapatkan saat berdoa juga selalu pas dengan apa yang terjadi atau akan terjadi pada kehidupan kami. Dan, saya yang kebagian membuka Alkitab untuk mendengarkan apa yang ingin Tuhan bilang pada kami.

Kemarin, kami membaca tentang Daniel 3. Semua aspek kami bahas. Sampai juga tentang Nebudkadnezar yang marah besar karena Sadrakh, Mesakh, dan Abednego menolak menyembah patung sembahan dia.

Raja Babel itu lantas memerintahkan beberapa prajuritnya yang sangat kuat untuk mengikat Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, kemudian mencampakkan mereka ke dalam perapian yang menyala-nyala--yang tujuh kali lebih panas dari biasanya.

Kami berdua bertanya-tanya sekuat apa ikatan dari prajurit yang paling kuat di Babel sana????

Kami kemudian melanjutkan ke ayat-ayat berikut. Rupanya saking panasnya, prajurit perkasa yang mengikat dan mendorong tiga sekawan kesayangan Allah itu ke dalam perapian, sampai terpanggang hidup-hidup dan tewas. Sementara tiga sekawan yang mengatakan,

"Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."
justru aman-aman saja, baik saat dimasukkan ke perapian, di dalam tungku yang menyala-nyala, sampai keluar dari perapian.

Hari ini, saya seperti merasakan ada "prajurit-prajurit terkuat" yang mengikat kencang saya. Tapi, hari ini, juga saya juga saya baru tahu saya diikat. Saya tahu persis bahwa yang mengikat saya tidak tahu bahwa dia sedang berada di bawah titah Nebudkadnezar si Raja Pendusta itu.

Dan, saya akan mendoakan prajurit-prajurit itu selalu, seperti biasanya. Cuma bedanya, sekarang saya meminta BAPA-ku yang BAIK untuk mencurahkan roh doa buat mereka. Roh doa yang tujuh kali lebih berkobar dalam hati mereka, amin.

Luar biasa memang Firman Tuhan. Baru kemarin dibaca, hari ini saya memahami, mengalami, dan menjadikan kata-kata suci itu sebagai doa.

BAPA, buatlah roh doaku tujuh kali lebih panas dari biasanya, amin!

Labels:


Sunday, December 18, 2011

Corona Adven IV 

Musim silih berganti, kita kembali memandang tanda sederhana lilin pada mahkota atau Corona Adven. Tanda ini mengingatkan kita semua akan janji Tuhan kepada dunia: Kristus, Cahaya dan Pengharapan kita akan datang. Dialah yang memenuhi nubuat Nabi Yesaya.

“Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar, mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapanMu, seperti sukacita di wkatu panen (Yes 9:1-9).

Sebagaimana cahaya menyala dari lilin Corona ini, semoga berkat Allah menaungi keluarga kita menerangi jalan dan menuntun kita kepada kebenaran Kristus.

(Hening sejenak menyampaikan intensi........)

Doa Pembuka
Allah Bapa Yang Maharahim, kasih-Mu sungguh luar biasa bagi kami
dan Engkau menyalakan semangat persaudaraan sejati Keluarga Kudus dari Nazaret
dalam hati keluarga-keluarga Kristiani di manapun mereka berada.
Semoga dalam masa Adven yang penuh rahmat ini,
Engkau menguatkan keluarga-keluarga Kristiani
dengan Sakramen Ekaristi yang merupakan sumber
dan puncak iman dan Gereja kudus.
Bimbinglah kami untuk senantiasa menghadiri perayaan Ekaristi
serta menyambut tubuh dan darah Putera-Mu, Yesus Kristus,
yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus,
Allah sepanjang segala masa.Amin.

Minggu Adven IV:
Semoga dengan terang Lilin Adven ke-4 ini kami dapat meneladani Bunda Maria dengan berani mengatakan, “Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu.” Ajarlah kami memiliki semangat penyerahan yang utuh kepada-Mu supaya kami dapat menyongsong kehadiran Yesus Putra-Mu, Amin.

Bapa Kami
Salam Maria 3 x
Kemuliaan

Doa Penutup
Ya, Bapa, yang Maha Pengasih terima kasih
atas rahmat dan karunia yang Kau limpahkan
dalam diri kami bersama keluarga selama masa Adven ini.
Kiranya kehadiranMu dalam Perayaan Ekaristi menjadikan hidup kami
lebih berarti dan menjadi saluran cinta kasih dan berkat
bagi bagi sesama, khususnya dalam keluarga kami.
Mampukan kami untuk menyampaikan kabar suka cita-Mu
kepada sesama sehingga mereka memperoleh keselamatan.
Semuanya ini kami panjatkan
dengan perantaraan Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami.
Amin.

Doa Keluarga
Ya Bapa, bersama dengan Keluarga Kudus-Mu di Nazaret,
kami ingin berdoa kepada-Mu:
Jadikanlah kami seperti mereka yang setia
dalam tugas hidup berkeluarga.
Jadikanlah kami seperti mereka yang sabar
dalam mengatasi cobaan-cobaan hidup berkeluarga.
Jadikan kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun berharap
akan keselamatan yang Kau janjikan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam cinta kasih kepada-Mu dan sesama.

(Hening sejenak.....)

Yesus, Maria, Yosef,
semoga kami dapat seperti-Mu
yang setia, sabar, dan bertekun dalam iman, harapan dan kasih.
Dampingilah dan doakan kami.
Terpujilah nama Tuhan Yesus, Bunda Maria, dan Santo Yosef
sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Doa Tahun Ekaristi
Karena roti adalah satu, maka kita yang banyak ini merupakan satu Tubuh; sebab kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu. (1 Kor 10:17)

Ya, Bapa, melalui perayaan Ekaristi,
kami Kau satukan dengan Kristus dan sesama.
Semoga Roh-Mu memperdalam iman kami.
Iman akan Kristus yang hadir dalam perayaan ekaristi.
Semoga kami dapat meyiapkan hati dan pikiran juga penampilan kami.
Allah Bapa kami, kami pun diteguhkan untuk semakin bersaudara dengan sesama,
khususnya pada saat bertugas sebagai pelayan altar-Mu,
menjadi petugas tatib, koor, dan petugas-petugas lain dalam ekaristi.
Allah Bapa kami, utuslah kami agar dapat membantu sesama
dengan pelayanan kasih yang total tanpa pamrih.
Bunda Maria, Bunda kaum beriman doakanlah kami.
Amin

Selamat memasuki masa Adven menyambut kedatangan Sang Immanuel. Semoga sesuai dengan Tema Adven 2011: Ekaristi Sumber Berkat Dalam Keluarga, kita semakin mencintai Keluarga dan Ekaristi. Terima kasih untuk partisipasi Anda mendukung Perayaan Natal Tahun 2011. (Sie Liturgi Dekenat Jakarta Pusat)

Labels:


Sunday, December 11, 2011

Corona Adven III 

Musim silih berganti, kita kembali memandang tanda sederhana lilin pada mahkota atau Corona Adven. Tanda ini mengingatkan kita semua akan janji Tuhan kepada dunia: Kristus, Cahaya dan Pengharapan kita akan datang. Dialah yang memenuhi nubuat Nabi Yesaya.

“Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar, mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapanMu, seperti sukacita di wkatu panen (Yes 9:1-9).

Sebagaimana cahaya menyala dari lilin Corona ini, semoga berkat Allah menaungi keluarga kita menerangi jalan dan menuntun kita kepada kebenaran Kristus.

(Hening sejenak menyampaikan intensi........)

Doa Pembuka
Allah Bapa Yang Maharahim, kasih-Mu sungguh luar biasa bagi kami
dan Engkau menyalakan semangat persaudaraan sejati Keluarga Kudus dari Nazaret
dalam hati keluarga-keluarga Kristiani di manapun mereka berada.
Semoga dalam masa Adven yang penuh rahmat ini,
Engkau menguatkan keluarga-keluarga Kristiani
dengan Sakramen Ekaristi yang merupakan sumber
dan puncak iman dan Gereja kudus.
Bimbinglah kami untuk senantiasa menghadiri perayaan Ekaristi
serta menyambut tubuh dan darah Putera-Mu, Yesus Kristus,
yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus,
Allah sepanjang segala masa.Amin.

Minggu Adven III
Semoga dengan terang Lilin Adven ketiga ini, kami menyadari bahwa Engkaulah terang dunia yang memampukan kami untuk menjadi saksi Kristus sehingga semua orang menjadi percaya. Amin.

Bapa Kami
Salam Maria 3 x
Kemuliaan

Doa Penutup
Ya, Bapa, yang Maha Pengasih terima kasih
atas rahmat dan karunia yang Kau limpahkan
dalam diri kami bersama keluarga selama masa Adven ini.
Kiranya kehadiranMu dalam Perayaan Ekaristi menjadikan hidup kami
lebih berarti dan menjadi saluran cinta kasih dan berkat
bagi bagi sesama, khususnya dalam keluarga kami.
Mampukan kami untuk menyampaikan kabar suka cita-Mu
kepada sesama sehingga mereka memperoleh keselamatan.
Semuanya ini kami panjatkan
dengan perantaraan Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami.
Amin.

Doa Keluarga
Ya Bapa, bersama dengan Keluarga Kudus-Mu di Nazaret,
kami ingin berdoa kepada-Mu:
Jadikanlah kami seperti mereka yang setia
dalam tugas hidup berkeluarga.
Jadikanlah kami seperti mereka yang sabar
dalam mengatasi cobaan-cobaan hidup berkeluarga.
Jadikan kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun berharap
akan keselamatan yang Kau janjikan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam cinta kasih kepada-Mu dan sesama.

(Hening sejenak.....)

Yesus, Maria, Yosef,
semoga kami dapat seperti-Mu
yang setia, sabar, dan bertekun dalam iman, harapan dan kasih.
Dampingilah dan doakan kami.
Terpujilah nama Tuhan Yesus, Bunda Maria, dan Santo Yosef
sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Doa Tahun Ekaristi
Karena roti adalah satu, maka kita yang banyak ini merupakan satu Tubuh; sebab kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu. (1 Kor 10:17)

Ya, Bapa, melalui perayaan Ekaristi,
kami Kau satukan dengan Kristus dan sesama.
Semoga Roh-Mu memperdalam iman kami.
Iman akan Kristus yang hadir dalam perayaan ekaristi.
Semoga kami dapat meyiapkan hati dan pikiran juga penampilan kami.
Allah Bapa kami, kami pun diteguhkan untuk semakin bersaudara dengan sesama,
khususnya pada saat bertugas sebagai pelayan altar-Mu,
menjadi petugas tatib, koor, dan petugas-petugas lain dalam ekaristi.
Allah Bapa kami, utuslah kami agar dapat membantu sesama
dengan pelayanan kasih yang total tanpa pamrih.
Bunda Maria, Bunda kaum beriman doakanlah kami.
Amin

Selamat memasuki masa Adven menyambut kedatangan Sang Immanuel. Semoga sesuai dengan Tema Adven 2011: Ekaristi Sumber Berkat Dalam Keluarga, kita semakin mencintai Keluarga dan Ekaristi. Terima kasih untuk partisipasi Anda mendukung Perayaan Natal Tahun 2011. (Sie Liturgi Dekenat Jakarta Pusat)

Labels:


Sunday, December 04, 2011

Corona Adven II 

Musim silih berganti, kita kembali memandang tanda sederhana lilin pada mahkota atau Corona Adven. Tanda ini mengingatkan kita semua akan janji Tuhan kepada dunia: Kristus, Cahaya dan Pengharapan kita akan datang. Dialah yang memenuhi nubuat Nabi Yesaya.

“Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar, mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapanMu, seperti sukacita di wkatu panen (Yes 9:1-9).

Sebagaimana cahaya menyala dari lilin Corona ini, semoga berkat Allah menaungi keluarga kita menerangi jalan dan menuntun kita kepada kebenaran Kristus.

(Hening sejenak menyampaikan intensi........)
Doa Pembuka
Allah Bapa Yang Maharahim, kasih-Mu sungguh luar biasa bagi kami
dan Engkau menyalakan semangat persaudaraan sejati Keluarga Kudus dari Nazaret
dalam hati keluarga-keluarga Kristiani di manapun mereka berada.
Semoga dalam masa Adven yang penuh rahmat ini,
Engkau menguatkan keluarga-keluarga Kristiani
dengan Sakramen Ekaristi yang merupakan sumber
dan puncak iman dan Gereja kudus.
Bimbinglah kami untuk senantiasa menghadiri perayaan Ekaristi
serta menyambut tubuh dan darah Putera-Mu, Yesus Kristus,
yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus,
Allah sepanjang segala masa.Amin.

Minggu Adven II
Semoga dengan terang Lilin Adven kedua ini, kami dapat mempersiapkan jalan untuk sesama yang mendambakan keselatan. Bukalah hati kami agar bertobat dan mengakui dosa kami supaya layak menyambut kedatangan Tuhan kami, Yesus Kristus, Amin.

Bapa Kami
Salam Maria 3 x
Kemuliaan

Doa Penutup
Ya, Bapa, yang Maha Pengasih terima kasih
atas rahmat dan karunia yang Kau limpahkan
dalam diri kami bersama keluarga selama masa Adven ini.
Kiranya kehadiranMu dalam Perayaan Ekaristi menjadikan hidup kami
lebih berarti dan menjadi saluran cinta kasih dan berkat
bagi bagi sesama, khususnya dalam keluarga kami.
Mampukan kami untuk menyampaikan kabar suka cita-Mu
kepada sesama sehingga mereka memperoleh keselamatan.
Semuanya ini kami panjatkan
dengan perantaraan Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami.
Amin.

Doa Keluarga
Ya Bapa, bersama dengan Keluarga Kudus-Mu di Nazaret,
kami ingin berdoa kepada-Mu:
Jadikanlah kami seperti mereka yang setia
dalam tugas hidup berkeluarga.
Jadikanlah kami seperti mereka yang sabar
dalam mengatasi cobaan-cobaan hidup berkeluarga.
Jadikan kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun berharap
akan keselamatan yang Kau janjikan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam cinta kasih kepada-Mu dan sesama.

(Hening sejenak.....)

Yesus, Maria, Yosef,
semoga kami dapat seperti-Mu
yang setia, sabar, dan bertekun dalam iman, harapan dan kasih.
Dampingilah dan doakan kami.
Terpujilah nama Tuhan Yesus, Bunda Maria, dan Santo Yosef
sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Doa Tahun Ekaristi
Karena roti adalah satu, maka kita yang banyak ini merupakan satu Tubuh; sebab kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu. (1 Kor 10:17)

Ya, Bapa, melalui perayaan Ekaristi,
kami Kau satukan dengan Kristus dan sesama.
Semoga Roh-Mu memperdalam iman kami.
Iman akan Kristus yang hadir dalam perayaan ekaristi.
Semoga kami dapat meyiapkan hati dan pikiran juga penampilan kami.
Allah Bapa kami, kami pun diteguhkan untuk semakin bersaudara dengan sesama,
khususnya pada saat bertugas sebagai pelayan altar-Mu,
menjadi petugas tatib, koor, dan petugas-petugas lain dalam ekaristi.
Allah Bapa kami, utuslah kami agar dapat membantu sesama
dengan pelayanan kasih yang total tanpa pamrih.
Bunda Maria, Bunda kaum beriman doakanlah kami.
Amin

Selamat memasuki masa Adven menyambut kedatangan Sang Immanuel. Semoga sesuai dengan Tema Adven 2011: Ekaristi Sumber Berkat Dalam Keluarga, kita semakin mencintai Keluarga dan Ekaristi. Terima kasih untuk partisipasi Anda mendukung Perayaan Natal Tahun 2011 (Sie Liturgi Dekenat Jakarta Pusat)

Labels:


Friday, November 25, 2011

Corona Adven I 

Musim silih berganti, kita kembali memandang tanda sederhana lilin pada mahkota atau Corona Adven. Tanda ini mengingatkan kita semua akan janji Tuhan kepada dunia: Kristus, Cahaya dan Pengharapan kita akan datang. Dialah yang memenuhi nubuat Nabi Yesaya.

Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar, mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapanMu, seperti sukacita di wkatu panen (Yes 9:1-9).

Sebagaimana cahaya menyala dari lilin Corona ini, semoga berkat Allah menaungi keluarga kita menerangi jalan dan menuntun kita kepada kebenaran Kristus.

(Hening sejenak menyampaikan intensi........)


Doa Pembuka

Allah Bapa Yang Maharahim, kasih-Mu sungguh luar biasa bagi kami
dan Engkau menyalakan semangat persaudaraan sejati Keluarga Kudus dari Nazaret
dalam hati keluarga-keluarga Kristiani di manapun mereka berada.
Semoga dalam masa Adven yang penuh rahmat ini,
Engkau menguatkan keluarga-keluarga Kristiani
dengan Sakramen Ekaristi yang merupakan sumber
dan puncak iman dan Gereja kudus.
Bimbinglah kami untuk senantiasa menghadiri perayaan Ekaristi
serta menyambut tubuh dan darah Putera-Mu, Yesus Kristus,
yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus,
Allah sepanjang segala masa.Amin.

Minggu Adven I:
Semoga dengan terang Lilin Adven pertama ini kami dapat mengandalkan Tuhan dalam mengatasi persoalan hidup sehingga kami dapat mempersiapkan kedatangan Tuhan dengan lidah lebih pantas. Amin.

Bapa Kami
Salam Maria 3 x
Kemuliaan


Doa Penutup
Ya, Bapa, yang Maha Pengasih terima kasih
atas rahmat dan karunia yang Kau limpahkan
dalam diri kami bersama keluarga selama masa Adven ini.
Kiranya kehadiranMu dalam Perayaan Ekaristi menjadikan hidup kami
lebih berarti dan menjadi saluran cinta kasih dan berkat
bagi bagi sesama, khususnya dalam keluarga kami.
Mampukan kami untuk menyampaikan kabar suka cita-Mu
kepada sesama sehingga mereka memperoleh keselamatan.
Semuanya ini kami panjatkan
dengan perantaraan Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami.
Amin.

Doa Keluarga
Ya Bapa, bersama dengan Keluarga Kudus-Mu di Nazaret,
kami ingin berdoa kepada-Mu:
Jadikanlah kami seperti mereka yang setia
dalam tugas hidup berkeluarga.
Jadikanlah kami seperti mereka yang sabar
dalam mengatasi cobaan-cobaan hidup berkeluarga.
Jadikan kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam iman akan Engkau yang menyelamatkan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun berharap
akan keselamatan yang Kau janjikan.
Jadikanlah kami seperti mereka yang tekun
dalam cinta kasih kepada-Mu dan sesama.

(Hening sejenak.....)


Yesus, Maria, Yosef,
semoga kami dapat seperti-Mu
yang setia, sabar, dan bertekun dalam iman, harapan dan kasih.
Dampingilah dan doakan kami.
Terpujilah nama Tuhan Yesus, Bunda Maria, dan Santo Yosef
sekarang dan selama-lamanya. Amin.


Doa Tahun Ekaristi
Karena roti adalah satu, maka kita yang banyak ini merupakan satu Tubuh; sebab kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu. (1 Kor 10:17)

Ya, Bapa, melalui perayaan Ekaristi,
kami Kau satukan dengan Kristus dan sesama.
Semoga Roh-Mu memperdalam iman kami.
Iman akan Kristus yang hadir dalam perayaan ekaristi.
Semoga kami dapat meyiapkan hati dan pikiran juga penampilan kami.
Allah Bapa kami, kami pun diteguhkan untuk semakin bersaudara dengan sesama,
khususnya pada saat bertugas sebagai pelayan altar-Mu,
menjadi petugas tatib, koor, dan petugas-petugas lain dalam ekaristi.
Allah Bapa kami, utuslah kami agar dapat membantu sesama
dengan pelayanan kasih yang total tanpa pamrih.
Bunda Maria, Bunda kaum beriman doakanlah kami.
Amin

Selamat memasuki masa Adven menyambut kedatangan Sang Immanuel. Semoga sesuai dengan Tema Adven 2011: Ekaristi Sumber Berkat Dalam Keluarga, kita semakin mencintai Keluarga dan Ekaristi. Terima kasih untuk partisipasi Anda mendukung Perayaan Natal Tahun 2011 (Sie Liturgi Dekenat Jakarta Pusat)

Labels:


Wednesday, July 13, 2011

Tiga Belas 

Menunggu Tuhan menjawab doa itu mudah-mudah sukar.

Saya memang sengaja menggunakan kata mudah dua kali baru menyusul kata gampang. Sebab, bagi Tuhan, doaku, dalam hal ini permintaan atau permohonanku pasti perkara mudah. Dengan iman, mustinya saya juga yakin meminta pada Tuhan itu mudah. Tinggal bilang, percaya dan menunggu. Mudah bukan?

Nah, yang sukar itu adalah ketika saya nggak memakai iman. Saya nggak melihat jawaban doa saya dengan iman. Apalagi, sering juga setelah doa terjawab, saya masih bertanya lagi, benarkah ini jawaban doa. Jadi, tampak sukar kan?

Di hari ketigabelas ini, doa saya terjawab. Tapi, tidak persis seperti yang saya minta. Ibaratnya, saya minta mawar putih, tapi Tuhan mengirimkanku mawar tanpa warna. Saya jadi merenung, tanpa warna putih, apakah mawar nggak lantas menjadi bunga. Di sisi lain, ternyata mawar tetap mawar, apa pun warnanya. Saya juga berpikir lagi, saya kan suka warna biru. Kenapa meminta warna putih untuk mawar, padahal tahu ada mawar biru. Aneh kan.

Hari ini aku makin tambah pintar dalam satu hal. Hati-hati dengan permintaanku. Kadang-kadang, saya mendapati diri belum siap dengan jawaban doa yang datang. Bahkan, sering saya takjub karena meminta sedikit tapi menerima banyak sekali. Tak jarang, saya meminta sedikit dalam waktu yang lama, namun nggak juga menerima jawaban ya atau tidak :-)

Tapi, nggak masalahlah dengan jawaban doa. Bukan perkara pelik juga jika nggak semua doaku belum dijawab. Sebab, ketika doa saya terjawab, ketika jawaban doa tak sesuai dengan yang saya minta, dan ketika menunggu jawaban doa, saya tetap percaya. Saya tetap percaya hanya Tuhan yang sanggup menjawab. Hatiku tetap percaya, doaku menjadi doa Yesus kepada Bapa-Nya yang juga Bapaku juga :-)

Labels:


home

my book
It's my first book!
messages
Name :
Web URL :
Message :


archives
February 2004
March 2004
April 2004
May 2004
June 2004
July 2004
August 2004
September 2004
October 2004
November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
September 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
June 2006
July 2006
August 2006
September 2006
October 2006
November 2006
December 2006
January 2007
February 2007
March 2007
April 2007
May 2007
June 2007
July 2007
December 2007
January 2008
February 2008
May 2008
July 2008
August 2008
November 2008
January 2009
February 2009
March 2009
August 2009
October 2009
April 2011
June 2011
July 2011
November 2011
December 2011
April 2012
June 2012
November 2013
December 2014

links
Detik
Desa-Pelangi
Tempo
Kompas
Liputan6
Journey
Christian Women

resources
Tagboard
Blogger
Google
SXC
HTML
Haloscan
Gettyimages

hit counter
Free Web Counter

BlogFam Community